Guru SMP Negeri 3 Donggo Serentak Isi E-Rapor, Demi Masa Depan dan Nilai Ijazah Siswa Tahun 2026

 

 

Bumi Pajo, 22 Mei 2026, — Suasana ruang guru di SMP Negeri 3 Donggo tampak berbeda dalam beberapa hari terakhir. Para guru kelas IX terlihat sibuk menatap layar laptop masing-masing, memeriksa nilai, melengkapi data, hingga memastikan setiap angka yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan hasil belajar peserta didik. Di tengah keterbatasan fasilitas dan jaringan internet yang kadang tidak menentu, mereka tetap bertahan demi satu tujuan besar, yakni memastikan seluruh siswa memperoleh hak akademiknya dengan baik melalui pengisian e-rapor semester 2 tahun pelajaran 2025/2026.Kegiatan pengisian e-rapor tersebut dilaksanakan secara serentak di lingkungan sekolah. Para wali kelas dan guru mata pelajaran bekerja bersama sejak pagi hingga sore hari untuk menuntaskan seluruh administrasi penilaian siswa kelas IX. Pengisian ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dalam melengkapi rapor akhir yang nantinya menjadi dasar perhitungan nilai ijazah bagi siswa-siswi tamatan tahun 2026.Di balik kesibukan itu, tersimpan rasa tanggung jawab yang begitu besar dari para pendidik. Mereka memahami bahwa setiap nilai yang diinput bukan hanya angka semata, tetapi juga cerminan perjuangan siswa selama menempuh pendidikan di bangku SMP. Ketelitian menjadi hal utama agar tidak ada kesalahan yang dapat merugikan masa depan peserta didik. Karena itulah, proses pengisian dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan rasa pengabdian.Sistem yang digunakan oleh guru-guru SMP Negeri 3 Donggo merupakan aplikasi e-rapor resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penggunaan aplikasi resmi tersebut diharapkan mampu menjamin validitas data serta mempermudah proses administrasi pendidikan secara digital. Selain itu, sistem ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan pendidikan menuju tata kelola yang lebih modern, tertib, dan akuntabel.Meski pengisian dilaksanakan bersama di sekolah, pihak sekolah tetap memberikan kebijakan khusus bagi guru yang berhalangan hadir. Guru dapat melakukan penginputan nilai dari rumah setelah sistem diaktifkan secara daring oleh operator sekolah. Langkah ini dilakukan agar seluruh proses tetap berjalan lancar tanpa menghambat penyelesaian administrasi akhir siswa kelas IX.Bagi para guru, pengisian e-rapor bukan hanya pekerjaan administratif biasa. Ada harapan, doa, dan rasa bangga yang menyertai setiap prosesnya. Mereka sadar, di balik setiap data yang tersimpan, ada masa depan anak-anak Donggo yang sedang dipersiapkan menuju jenjang pendidikan berikutnya. Dengan penuh dedikasi, para guru di SMP Negeri 3 Donggo terus membuktikan bahwa pengabdian seorang pendidik tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga hadir dalam setiap langkah kecil yang menentukan masa depan generasi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *