BIMA, smpn3donggo.web.id — SMP Negeri 3 Donggo kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan. Berdasarkan hasil capaian asesmen terbaru, sekolah ini berhasil menempatkan diri dalam jajaran 10 besar sekolah di Kabupaten Bima dengan capaian kompetensi dasar peserta didik yang tinggi. Pada indikator literasi, SMPN 3 Donggo menempati peringkat ke-6, sedangkan pada indikator numerasi berada di peringkat ke-7 tingkat Kabupaten Bima.
Capaian tersebut menjadi penanda bahwa berbagai upaya peningkatan mutu pembelajaran yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil yang nyata. Penguatan budaya membaca, pembelajaran berbasis pemecahan masalah, serta kolaborasi antarguru menjadi bagian dari strategi yang terus dikembangkan sekolah dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala SMPN 3 Donggo, Sugiyanto, S.S., mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah. Menurut dia, keberhasilan masuk dalam sepuluh besar Kabupaten Bima bukanlah capaian yang diperoleh secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dijalani dengan komitmen dan semangat memperbaiki kualitas pembelajaran.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Atas nama pimpinan sekolah, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bapak dan ibu guru yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendidik peserta didik. Prestasi ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan kebersamaan kita semua,” ujar Sugiyanto.
Ia menjelaskan, posisi peringkat ke-6 pada literasi menunjukkan semakin baiknya kemampuan peserta didik dalam memahami, menganalisis, dan menginterpretasikan berbagai jenis bacaan. Sementara itu, peringkat ke-7 pada numerasi mencerminkan meningkatnya kemampuan siswa dalam menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Menurut Sugiyanto, peningkatan tersebut tidak terlepas dari perubahan pendekatan pembelajaran di kelas. Guru didorong untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sehingga kemampuan berpikir kritis dan bernalar dapat berkembang secara optimal.
“Kami terus membangun budaya belajar yang tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir. Anak-anak dibiasakan membaca, berdiskusi, mengemukakan pendapat, serta menyelesaikan persoalan melalui penalaran. Itulah yang menjadi ruh pembelajaran di SMPN 3 Donggo,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Menurutnya, mempertahankan prestasi membutuhkan komitmen yang lebih besar dibandingkan meraihnya sehingga budaya kolaborasi dan inovasi harus terus dijaga.
“Prestasi ini bukan garis akhir. Justru ini menjadi tantangan bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas sehingga capaian sekolah dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Keberhasilan SMPN 3 Donggo juga menunjukkan bahwa sekolah di wilayah Kecamatan Donggo mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bima dalam peningkatan mutu pendidikan. Dengan dukungan guru yang profesional, peserta didik yang memiliki semangat belajar tinggi, serta partisipasi orang tua, sekolah optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut pada masa mendatang.
Prestasi peringkat ke-6 literasi dan peringkat ke-7 numerasi menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 3 Donggo. Lebih dari sekadar angka dalam hasil asesmen, capaian ini menjadi bukti bahwa budaya belajar yang dibangun secara konsisten, kerja sama yang kuat, dan dedikasi seluruh warga sekolah mampu menghasilkan peningkatan kualitas pendidikan yang nyata bagi generasi penerus bangsa.
